Kamis, 04 April 2013

Gelombang Kejut Saturnus Ciptakan Akselerator Partikel

alt
Kesan artis menunjukkan wahana Cassini-NASA menjelajahi lingkungan magnetik Saturnus.








Cassini milik NASA mendeteksi kejutan busur yang kuat saat sedang meneliti planet bercincin tersebut, menyingkap sebuah akselerasi raksasa dari elektron yang biasanya diharapkan dari sisa-sisa supernova.
Gelombang kejut yang terbentuk karena interaksi antara ledakan angin matahari dan planet magnetosfer dalam orientasi "kuasi-paralel", yang berarti bagian depan gelombang dan medan magnet hampir sejalan satu sama lain.
Ketika bintang-bintang jauh meledak, supernova yang dihasilkan dapat mengirimkan puing-puing begitu cepat sehingga partikel-partikel dipercepat hingga mendekati kecepatan cahaya, kemungkinan bertindak sebagai sumber utama dari sinar kosmik dalam galaksi Bima Sakti.
"Cassini pada dasarnya telah memberi kita kemampuan mempelajari sifat kejutan supernova pada situ dalam tata surya kita, menjembatani kesenjangan energi tinggi fenomena astrofisika yang biasanya hanya dapat dipelajari sedikit," kata koordinator penulis studi, Adam Masters di Japan’s Institute of Space and Astronautical Sciencedalam siaran pers.
Gelombang kejut ini diyakini menjadi salah satu yang terdeteksi terkuat berasal dari Saturnus, dan ini adalah pertama kalinya elektron yang ditemukan diakselerasi dari kejutan kuasi-paralel.
Penemuan ini dipublikasikan di Nature Fisika pada 17 Februari2013. (EpochTimes/sua)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar